Belajar dari pengalaman penulis yang bolak-balik revisi artikel ilmiah karena selalu ditolak tim editor dalam jurnal.
5 KESALAHAN MENULIS ARTIKEL ILMIAH YANG PERNAH KULAKUKAN*
1. Struktur Artikel Tidak Sesuai IMRAD*
Dulu aku mengira: menulis artikel itu gampang., Aku fikir yang penting semua data masuk udah beres... !! Ternyata jauh dari yang kukira,
Hasilnya? Ternyata pembahasan campur aduk sama metode dan itu sesuatu yang buruk dalam penulisan artikel.
Dosen jadi bingung bacanya, jadinya harus revisi lagi sampai 3x.
Dari situ aku belajar.
*Pelajaran*: IMRAD = Jalan tol. Introduction, Method, Result, Discussion. Harus diurut, Jangan dibalik-balik. Karena Pembaca ilmiah butuh alur yang logis.
Baca juga...
Aku pernah bikin judul: "Analisis Data".terdengar keren dan berkelas fikirku. Eh Pas submit jurnal, ditolak langsung bosku...
Editor bilang: "ini bahas apa?" Aku jadi bingung dong jawabnya kalau pertanyaannya begitu padahal sudah ada dituliskan apa yang dibahaskan...?
Dari sini aku belajar.
*Pelajaran*: Judul ilmiah = harus ada Variabel + Objek + Lokasi/Tahun. Contoh: "Pengaruh X terhadap Y pada Z Tahun 2025" baru jelaskan data hasil penelitian barulah sempurna
3. Bahasa Ilmiah Yang Tidak Efektif*
Dulu aku sok formal banget. 1 kalimat 4 baris. Pas baca ulang aku sendiri pusing. Kwkwk... Aku aja bingung muter-muter apalagi pembaca Kwkwk..
Dari sini aku belajar
*Pelajaran*: Ilmiah ≠ bertele-tele. Kalimat pendek, dan to the point, hal-hal ini kalau bisa hindari "menurut saya ya". BBikin saja kalimat dengan kata"peneliti berpendapat". Biar super pro bahasanya
Lihat....
Kita lanjut...
4. Referensi Tidak Relevan Atau Tidak Kredibel*
Kesalahanku yang terbesar adalah comot blog + wikipedia dan kubuat jadi rujukan utama.
Hasilnya pas di seminar artikelku dibantai habis-habisan bosku...!!
Wajar.... karena sumbernya semua orang tau dari yang sudah ada alias bukan hasil penelitian aku. Dari sini aku belajar.
*Pelajaran*: Minimal 70% referensi 5 tahun terakhir + dari jurnal/Sinta/Scopus. Google Scholar is your bestie dan lain sebagainya. Tapi 70% isi harus terpenuhi dari referensi.
5. Visualisasi Data Yang Tidak Diberi Penjelasan*
Aku pernah taruh 3 grafik + 2 tabel. Tapi di pembahasan cuma Terlihat gambar 1 doang". Hasilnya?
Dosen: "jadi kesimpulannya apa?" Bingung kan bos jawabnya kwkw.
Dari sini aku belajar.
*Pelajaran*: Setiap gambar/tabel wajib ada 2-3 kalimat narasi. "Dari Gambar 1 terlihat bahwa..." Supaya jelas maksud tujuan dan kesimpulannya.
---
Oke bosku...!!!
Oya dari 5 kesalahan ini, yang paling nyakitin itu nomor 2. "Judul Tidak Menarik Atau Tidak Mewakili Isi* Tapi setelah semua kuperbaiki, artikel aku akhirnya lolos jurnal dengan mulus. Horeeee....!!!
Kamu pernah ngalamin yang mana ini bosku..? Atau ada kesalahan lain? Share di kolom komentar ya bosku..
Atau mungkin bosku butuh bantuan bedah artikel ilmiah? Komen aja bebas kok bosku.
---
MAU


0 Komentar