Ad Code

Responsive Advertisement

PERAN RAHASIA SOVIET DIBALIK PERANG SAUDARA TIONGKOK.

 

Terungkap! Peran rahasia Uni Soviet di balik kemenangan Mao Zedong. Bagaimana gudang senjata Jepang di Manchuria mengubah Perang Saudara Tiongkok dan melahirkan RRT.

Banyak yang mengira kemenangan Mao Zedong terjadi karena "rakyat Tiongkok mendukung penuh". Kalimat itu tidak salah, tapi tidak lengkap.

Ada satu faktor besar yang jarang dibahas di buku sejarah SMA: *Uni Soviet dan gudang senjata Jepang di Manchuria.*

Tanpa faktor ini, kemungkinan besar yang duduk di Zhongnanhai Beijing sekarang adalah keturunan Chiang Kai-shek. Dan Taiwan bukan "pemberontak", melainkan pemerintah Tiongkok yang sah.

#### *LATAR BELAKANG: KETIKA JEPANG KALAH, TIONGKOK BERPERANG*

Agustus 1945. Jepang menyerah. PD 2 selesai.
Tapi di Tiongkok, peluru belum berhenti. Yang terjadi justru Perang Saudara jilid 2.

Medannya cuma ada 2 kubu:

*1. KMT / Kuomintang - Chiang Kai-shek* 
Julukan: "Tiongkok Nasionalis". Markas di Nanjing. 
Disokong Amerika Serikat. Punya 4 juta tentara terlatih, pesawat modern, tank, dan duit dari Washington. Didukung kaum kota dan tuan tanah.

*2. PKT / Partai Komunis Tiongkok - Mao Zedong* 
Julukan: "Tiongkok Merah". Markas di Yan'an. 
Disokong Uni Soviet. Awalnya cuma punya 1,2 juta tentara, sebagian besar petani dengan senapan tua dan granat rakitan. Basisnya di desa-desa miskin.

Kalau lihat di atas kertas, KMT harusnya menang 100%. Tapi 4 tahun kemudian mereka kabur ke Taiwan. Kok bisa?

Jawabannya ada di satu kata: *Manchuria.*

#### *GUDANG SENJATA JEPANG DI MANCHURIA: "DOPING" YANG MENGUBAH PERANG*

Ini adalah hadiah terbesar dalam sejarah perang modern.

*Agustus 1945: Operasi Badai Agustus* 
2 minggu setelah bom atom, Uni Soviet langsung nyerbu Manchuria. 1,5 juta tentara Merah melucuti 700 ribu Tentara Kwantung Jepang. Soviet menguasai semua: pabrik, tank, pesawat, dan gudang amunisi peninggalan Jepang.

*Januari 1946: Pengkhianatan Manis* 
Sesuai perjanjian, Soviet harusnya menyerahkan Manchuria ke KMT. Tapi Stalin punya rencana lain. Saat mundur, Soviet tidak mengosongkan gudang.

Malah semua senjata rampasan Jepang diserahkan ke Tentara Merah Mao.

Isinya bikin merinding:
- *700 pesawat tempur*
- *1200 tank dan panser*
- *3700 meriam*
- *Senjata ringan untuk 700.000 tentara*
- *2 pabrik pesawat + 1 pabrik tank*

Dalam semalam, tentara Mao naik kelas. Dari gerilyawan bambu runcing jadi pasukan modern bersenjata lengkap. KMT yang sedang sibuk menduduki kota kaget. Musuhnya tiba-tiba punya senjata setara.

#### *"GURU" DARI MOSKOW: LEBIH DARI SENJATA*

Soviet tidak hanya kasih senjata. Mereka kasih "otak".

*1. Penasehat Militer* 
1000+ perwira Soviet dikirim ke Manchuria. Tugasnya ngajarin Mao strategi perang konvensional. Dari perang gerilya naik level jadi perang pengepungan kota, perang logistik, dan koordinasi artileri. Lin Biao, jenderal terbaik Mao, belajar langsung dari mereka.

*2. Pilot & "Sukarelawan"* 
Ini yang paling rahasia. Di Pertempuran Liaoshen dan Pingjin 1948, pilot Soviet benar-benar nerbangin MiG dan ngebom pertahanan KMT. Soviet menyebutnya "sukarelawan". Dunia baru tahu 20 tahun kemudian.

*3. Zona Aman* 
Manchuria jadi belakang aman PKT. Di sini Mao bisa latih tentara, bikin rumah sakit lapangan, dan pabrik senjata tanpa takut diserang KMT. Karena KMT takut kalau nyerang Manchuria = perang lawan Soviet.

#### *3 PERTEMPURAN YANG MENGUBAH SEJARAH*

Berkat "doping" Soviet, 1948-1949 PKT menang 3x berturut dan mengubur KMT.

*1. Pertempuran Liaoshen, Sep-Nov 1948* 
470 ribu tentara KMT di Manchuria menyerah total. Dengan artileri dan tank Jepang, PKT menang dalam 52 hari. Jatuhnya Manchuria = jatuhnya 1/3 kekuatan KMT. Ini titik baliknya.

*2. Pertempuran Huaihai, Nov 1948-Jan 1949* 
Di dataran tengah. 550 ribu tentara KMT kalah. Kuncinya: kereta api dari Manchuria nonstop ngirim amunisi. KMT kehabisan peluru.

*3. Pertempuran Pingjin, Nov 1948-Jan 1949* 
Pengepungan Beijing. Penasehat Soviet bantu strategi "mengepung tanpa menghancurkan". Para jenderal KMT memilih menyerah daripada menghancurkan Kota Terlarang.

Setelah 3 ini, KMT habis. Desember 1949 Chiang Kai-shek lari ke Taiwan dengan kapal Amerika.

#### *APA MAUNYA SOVIET?*

Soviet tidak gratis bantu. Ada 3 maunya:

1. *Keamanan*: Jika PKT berkuasa, perbatasan 4000km di Siberia jadi aman dari Amerika.
2. *Pelabuhan*: Soviet dapat hak sewa pelabuhan Port Arthur & Lüshun selama 30 tahun. Pelabuhan bebas es satu-satunya di Pasifik.
3. *Cegah Amerika*: Dengan kalahnya KMT, Tiongkok tidak jadi pangkalan Amerika di Asia. Kemenangan besar di Perang Dingin.

#### *KESIMPULAN: IRONI SEJARAH*

Mao menang bukan cuma karena ideologi. *Dia menang karena di-backup gudang senjata Jepang milik Soviet.*

Ironisnya, senjata yang dulu dipakai Jepang untuk menjajah Tiongkok, akhirnya dipakai untuk mengalahkan KMT yang didukung Amerika.

Sejarah memang muter.
Tanpa bantuan Soviet 1945-1946, peta Asia hari ini bakal beda total. Dan Taiwan mungkin bukan "sisa KMT", tapi "pemerintah Tiongkok" yang resmi.

Posting Komentar

0 Komentar